UNPAM Wisuda 1.000 Lulusan ke-127: “Berbagi untuk Negeri” Wujudkan Akses Pendidikan Tinggi Murah dan Berkualitas di Era Deep Learning
Published on: 19 Apr 2026

BERITA
Tangerang Selatan – Universitas Pamulang (UNPAM) kembali menorehkan sejarah pendidikan inklusif. Sebanyak 1.000 wisudawan program magister, sarjana, sarjana terapan, dan diploma diwisuda dalam upacara ke-127 pada Minggu, 19 April 2026, di Auditorium Darsono Kampus 2 UNPAM, Tangerang Selatan. Dengan tema “Membangun Growth Mindset di Era Deep Learning untuk Mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045”, wisuda ini bukan sekadar seremoni, melainkan deklarasi komitmen Yayasan Sasmita Jaya dalam mewujudkan amanat Pasal 31 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945: setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan.
Dalam konteks tersebut, kehadiran Program Studi Magister Ilmu Hukum UNPAM turut memperkuat kontribusi akademik universitas dalam melahirkan sumber daya manusia unggul di bidang hukum yang adaptif terhadap dinamika teknologi dan transformasi sosial.
Rektor UNPAM, Dr. E. Nurzaman, AM., M.M., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa wisuda merupakan titik awal pengabdian. “Wisuda bukan akhir perjalanan, melainkan awal dari panggilan untuk mengamalkan ilmu bagi bangsa. Dari yang dulu tidak punya gedung hingga kini memiliki empat kampus dengan fasilitas representatif, UNPAM lahir dari semangat berbagi untuk negeri.”
Pendidikan Tinggi yang Terjangkau, Bukan Lagi Privilese
Sejak berdiri tahun 2004, UNPAM dikelola oleh Yayasan Sasmita Jaya dengan filosofi “berbagi untuk negeri”. Biaya kuliah tetap Rp200.000 per bulan tanpa uang gedung dan tanpa uang pendaftaran—bahkan pada awal berdiri hanya Rp100.000. “Hanya dengan menyisihkan Rp7.000 per hari, siapa pun yang punya semangat bisa kuliah di sini,” ujar pimpinan yayasan.
Kini UNPAM menjadi perguruan tinggi swasta terbesar di Provinsi Banten dengan 10 fakultas, 39 program studi, dan lebih dari 100.000 mahasiswa. Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan unit usaha yayasan yang berfungsi sebagai sumber pendanaan sekaligus teaching industry bagi mahasiswa.
Capaian Nyata: 79,4% Lulusan Kerja di Bawah 6 Bulan
Wakil Rektor III, Dr. Damai Surya Anggara, S.Pd., M.Pd., melaporkan bahwa jumlah lulusan terdiri dari 152 magister, 843 sarjana/sarjana terapan, dan 5 diploma. Tracer study Kemdikbud menunjukkan 79,4% lulusan terserap kerja rata-rata dalam 3,55 bulan. Kesesuaian kompetensi mencapai 91%, dengan tingkat kepuasan pengguna lulusan sebesar 83,35%. Selain itu, 74,4% lulusan dengan sertifikasi kompetensi dan kemampuan bahasa Inggris memperoleh percepatan karier.
Ketua Yayasan Sasmita Jaya, Dr. Pranoto, S.M.M., menegaskan bahwa kualitas tetap menjadi prioritas utama. “Ini bukti bahwa pendidikan murah tidak berarti kualitas rendah. Kami terus mengembangkan unit usaha sebagai teaching industry, membangun kampus modern, serta mensponsori ribuan dosen untuk melanjutkan studi hingga jenjang doktor dan profesor.”
Sorotan Spesial: Semangat Belajar Sepanjang Hayat
Momen inspiratif hadir dari Ibu Sri Wardati, lulusan S1 Ilmu Hukum, yang menyelesaikan studi pada usia 73 tahun. Kisah ini menegaskan bahwa pendidikan bersifat inklusif dan tidak mengenal batas usia.
Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Dr. Lukman, ST., MHum., memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi UNPAM dalam meningkatkan Angka Partisipasi Kasar pendidikan tinggi di wilayah tersebut.
Orasi Ilmiah: Growth Mindset dan Deep Learning
Dekan FKIP, Dr. Ali Nurdin, M.Pd., dalam orasi ilmiah menekankan pentingnya transformasi pola pikir dalam menghadapi era deep learning. Hal ini menjadi semakin relevan bagi disiplin ilmu hukum, termasuk Magister Ilmu Hukum UNPAM, dalam merespons perkembangan kecerdasan buatan dan tantangan regulasi di masa depan.
Penutup: Komitmen Berkelanjutan
Acara ditutup dengan berbagai rangkaian seremonial yang sarat makna, mempertegas posisi UNPAM sebagai institusi yang tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga membangun peradaban melalui pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
Dengan lebih dari 89.000 alumni, UNPAM terus mengukuhkan perannya sebagai pelopor pemerataan akses pendidikan tinggi di Indonesia.
Ucapan Selamat
Selamat kepada seluruh wisudawan, khususnya kepada dr. Baso Asrar Sayidin, S.Ked., M.H. sebagai Wisudawan Terbaik Magister Ilmu Hukum Universitas Pamulang. Semoga capaian ini menjadi pijakan untuk kontribusi yang lebih luas dalam pengembangan ilmu hukum dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.




